Sudah pernah menonton film produksi Korea Selatan? Belum? Ah- sungguh disayangkan. Sudah? Bagus, kan?
Akhir-akhir ini, entah mengapa aku jadi suka menonton film produksi Negeri Ginseng ini. Mungkin, salah satu faktor yang membuatku tertarik dengan film yaitu karena aku sudah cukup capek mengoleksi video-video yang sangat banyak. If you wanna watch Korean dramas, you’ll download all the videos which have 4-6 videos in each episode, rite? It’s so tiring.. (at least for me).
Bukan berarti aku tak lagi menyukai drama korea, tapi untuk saat ini sedang tidak tertarik dengan drama-drama yang ada. Jadi, sebagai gantinya aku sekarang mulai menonton film. You only have to download the videos about 11 – 14 J
And in this post, I’ll let you to know the movies that can make you laugh, cry, and smile J let’s check it out!
- Wind struck
God! I really love this movie! This movie is one of my favorite movies all the time!
Sebuah film yang menceritakan kisah cinta klasik antara Myungwoo dan Kyungjin, yang bisa dibilang sebuah takdir dan memiliki kesan pertama yang buruk pada masing-masing tokoh.
Kyungjin adalah seorang polisi wanita (polwan) yang selalu ingin menangkap penjahat walaupun tugasnya sangatlah berat dan beresiko. Sebagai polisi, dia memiliki mental dan fisik yang kuat, bahkan melebihi polisi laki-laki lainnya.
Sedangkan Myungwoo adalah seorang guru di sekolah khusus wanita. Jelas saja, dia jauh dari kata bad boy. Hidupnya menjadi berubah, dari yang aman tentram menjadi sangat berwarna dan menegangkan setelah bertemu dengan Kyungjin.
Like I said in the first, their first impression isn’t good. It can be called, so bad! Kyungjin bertemu dengan Myungwoo karena kesalah pahamannya. Kyungjin mengira, Myungwoo adalah seorang jambret sehingga ia mengejar Myungwoo dan memukulinya sampai Myungwoo terjatuh ke tanah. Myungwoo isn’t the person with bad boy characteristic, girl.
Barulah, setelah cukup lama di kantor polisi, Myungwoo dinyatakan bebas dari tuduhan dan pada akhirnya jambret sebenarnya di tangkap. How poor he is.
Myungwoo meminta Kyungjin untuk minta maaf, tapi Kyungjin menolak untuk minta maaf. Dia beralasan, nama Myungwoo belum di ganti menjadi ‘Maaf’, dan kata ‘Maaf’ tak ada dalam kamusnya.
Keesokan harinya, karena mereka sama-sama terlibat dalam operasi penangkapan bandar narkoba (just watch the film, and you’ll see why they stuck together to this crime), mereka menjadi dekat dan pada akhirnya mereka putuskan untuk berpacaran (how classic their love story, it’s just simple).
Seperti kebanyak film romantis korea, mereka menunjukkan hal-hal yang menyenangkan dan tentunya ke-romantisan mereka yang tak berlebihan. Berbagai hal lucu yang di alami mereka berdua mampu membuat kita tertawa dan tersenyum sendiri. Their chemistry is so good!
But, your smile will disappear when it comes to the end.
Hal-hal romantis yang mereka alami, tiba-tiba akan berubah menjadi bencana dan kalian akan dibuat berkata, “Not now!,”. Itu yang terjadi padaku, seakan sudah bisa membaca apa akhir dari film ini, aku terus berkata “Jangan sekarang. Dia tak boleh mati sekarang, ini terlalu menyedihkan,”.
And when the movie went to the end, I burst into tears. You know? It’s the first time I cried for the movie in this year! Before, I never cried when I’m near to my lil bro. Good job, wind struck! You make me cry.. T.T
Ditambah lagi dengan depresinya Kyungjin saat tau kenyataan yang pahit itu. Melihat Kyungjin frustasi, hampir bunuh diri dengan segala cara yang bisa ia lakukan, membuat aku makin sedih, dan yah.. you know, that really makes me hurt.
I really touched by the end of the movie. It’s so touching me and makes me burst into tears again and again. When I watched this movie, I always said, “Not now!,” , “You’re not allowed to do that!,” , “Damn! Why?!,” ,etc.
I have to recommend this movie. Just a simple love, the classical story, and great chemistry.
- Babo (Stupid)
This movie seems very interesting. Beside of the casts (I love Cha Tae Hyun and Han Ji Won), I also like the character of Sung Ryong (played by Cha Tae Hyun).
Sung Ryong adalah seorang yang bodoh, idiot tetapi baik hati. Penampilannya sangat tidak menarik, dengan rambut yang berantakan dan baju yang itu-itu saja. Dia hanya bisa memasak toast, dan menjualnya di depan sekolah Jee-In, adiknya.
Suatu hari, setelah menunggu lama akhirnya Sung Ryong melihat seorang gadis bernama Ji Ho datang ke desanya. FYI, he always wait Ji Ho for 2 years, and now Ji Ho comes back, but she doesn’t remember Sung Ryong in the first.
Ji Ho sendiri pulang ke kampung halamannya setelah pergi ke luar negeri untuk beberapa tahun. Selama di desa, dia menghabiskan waktunya dengan bermain bersama Sung Ryong, bertemu dengannya, merapikan penampilan Sung Ryong, mengobati tangan Sung Ryon yang luka, membelikan ia sepatu, dan upps… I almost tell you all of the story.. Sorry.. XD
Ji Ho juga bertemu dengan Sang Soo, teman lamanya dan sahabat Sung Ryong. I like Sang Soo, too. At first, I think he is typical of bad boy, but actually he is so kind.
I’m not sure where the climax is. Aku hanya tau sebuah masalah yang menimpa Sung Ryong yaitu adiknya, Jee-In tidak mau menerima keadaan Sung Ryong dan tak mengakui Sung Ryong sebagai abangnya.
Hingga pada suatu hari, Sung Ryong mampu membuat hati Jee-In luluh, dan saat semuanya menjadi lebih baik, sebuah kejadian menimpa Sung Ryong.
He made his entire friend, his lil sis, and I cried. In the rainy day, Ji Ho cried. In sunny day, Jee-In cried, and I cried.
Just like the title of this movie ‘Babo’, the idiot bodyguards are so stupid! Sung Ryong isn’t the real idiot person, but them! (Ah- you should watch the movie, and you’ll see why I hate them. LOL)
This is really stupid!
Sebelumnya nih, mau minta maaf karena udah gaje-gajean buat reviewnya (eh, ini review bukan yak?). Don’t care.. haha
Thanks karena udah mau nyempet-nyempetin baca postingan ini, dan jangan salahkan kalau anda mulai gila .. peace ^^v
Mungkin bakal di post yang lebih banyak lagi kalau misalnya udah nemu movie yang bagus buat di review juga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar